Peringati Hari Buku 2025, Perpustakaan Jakarta Buka hingga 10 Malam
Jakarta, 22/04/2025 –Untuk merayakan Hari Buku Sedunia, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jakarta menghadirkan kejutan literasi bagi warga ibu kota. Salah satu langkah signifikan yang diambil adalah memperpanjang jam operasional Perpustakaan Jakarta yang terletak di Taman Ismail Marzuki (TIM), yang kini buka hingga pukul 22.00 WIB. Kebijakan ini berlaku mulai 21 hingga 30 April 2025, memberikan kesempatan lebih bagi warga Jakarta untuk menikmati koleksi buku di luar jam kerja biasa.
Biasanya, Perpustakaan Jakarta tutup pada pukul 17.00 WIB, namun perpanjangan jam operasional ini memberikan peluang bagi mereka yang baru memiliki waktu luang pada malam hari, termasuk para pekerja dan generasi muda yang sibuk di siang hari. Program ini juga bertujuan untuk meningkatkan minat baca masyarakat dengan menyediakan lebih banyak waktu untuk membaca di tempat yang nyaman dan bebas gangguan.
Sebagai bagian dari perpanjangan jam operasional ini, Perpustakaan Jakarta juga telah menambah fasilitas kenyamanan bagi pengunjung malam. Salah satunya adalah penyediaan loker khusus yang dapat digunakan mulai pukul 17.00 WIB pada hari kerja, dan pukul 20.00 WIB di akhir pekan. Selain itu, petugas keamanan dan staf juga disiagakan untuk memastikan pengunjung merasa aman dan nyaman selama mengunjungi perpustakaan pada malam hari.
Perpustakaan Jakarta sendiri telah dikenal sebagai ruang literasi yang modern, dengan koleksi buku yang sangat beragam, mulai dari fiksi, nonfiksi, buku anak-anak, hingga komik-komik populer. Selain itu, pengunjung dapat menikmati pameran seni dan suasana artistik khas TIM, menjadikannya tempat yang menarik untuk dikunjungi, baik bagi pecinta literasi maupun seni.
Lokasi Perpustakaan Jakarta yang strategis di kawasan Cikini menjadikannya mudah diakses melalui berbagai moda transportasi, seperti KRL (Stasiun Cikini), Transjakarta, dan MRT. Perpanjangan jam operasional ini juga merupakan bagian dari kampanye literasi bertajuk #AyoBaca, yang bertujuan untuk membuat buku menjadi teman sehari-hari bagi warga Jakarta.
Dengan upaya ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berharap dapat menginspirasi lebih banyak orang untuk menghabiskan waktu berkualitas dengan buku, baik di siang hari maupun malam hari. Seiring dengan terus berkembangnya budaya literasi di ibu kota, semoga masyarakat Jakarta semakin mencintai buku dan menjadikannya bagian dari kehidupan sehari-hari mereka.