Semarak Literasi! Balai Pustaka Hadirkan Pameran Buku Jelang Ulang Tahun ke-108

Foto bagian depan pameran parade masa di gedung Balai Pustaka(Dokumentasi Pribadi/Tania)

Jakarta, 06/05/2025 — Dalam rangka menyambut Hari Pendidikan Nasional sekaligus memperingati hari jadinya yang ke-108, Balai Pustaka menggelar sebuah pameran buku istimewa bertajuk Parade Masa. Acara ini berlangsung di halaman kantor pusat Balai Pustaka yang terletak di Jl. Bunga No.8/8A 3, RT.3/RW.9, Palmeriam, Kec. Matraman, Kota Jakarta Timur, dari tanggal 3 Mei hingga 1 Juni 2025. Pameran ini terbuka untuk masyarakat umum tanpa dipungut biaya.

“Balai Pustaka genap akan berusia 108 tahun di tanggal 22 September 2025. Untuk itu, Balai Pustaka membuat Parade Masa yang pertama kali dalam rangka menyambut Hari Pendidikan Nasional," ucap Direktur Utama Balai Pustaka, Achmad Fachrodji, saat ditemui pada pembukaan Parade Masa di Jakarta, Sabtu, dikutip dari Antara.

Mengusung tema Jelajah Jejak Literasi dari Masa ke Masa, pameran ini menampilkan berbagai koleksi karya sastrawan legendaris Indonesia serta arsip-arsip bersejarah yang telah diterbitkan oleh Balai Pustaka selama lebih dari satu abad. Dari buku pelajaran hingga novel klasik, semua menjadi bagian dari warisan intelektual bangsa yang disuguhkan kepada generasi masa kini.

“Jadi Parade Masa ini memamerkan buku-buku legendaris, fenomenal, yang dikenal masyarakat luas. Mulai dari novel perdana Azab dan Sengsara, Siti Nurbaya, Salah Asuhan, Sengsara Membawa Nikmat, Layar Terkembang, dan semuanya ada di pameran ini,” terang Achmad.

Tak hanya menjadi ajang nostalgia, Parade Masa juga menghadirkan berbagai kegiatan menarik seperti potongan harga untuk buku-buku pilihan, peluncuran buku-buku terbaru dari Balai Pustaka, hingga sesi diskusi bersama pegiat literasi. Kehadiran program-program ini diharapkan mampu mempererat hubungan antara masyarakat dengan literasi nasional, serta menumbuhkan minat baca di berbagai kalangan.

Sebagai lembaga penerbitan yang telah berdiri sejak tahun 1917, Balai Pustaka terus memperkuat perannya dalam memajukan literasi Indonesia. Melalui Parade Masa, semangat untuk membaca dan mengenal karya sastra klasik kembali digaungkan, menyatukan masa lalu dan masa kini dalam satu ruang yang penuh makna dan nilai sejarah.


Postingan populer dari blog ini

Biar Nggak Bingung! Ini Dia Cara Jitu Pinjam Buku di Perpustakaan Cikini TIM

Mengenal Dewi Lestari: Sosok di Balik Kata dan Makna

IIBF 2025 Kembali Digelar, Perkuat Industri Buku dan Literasi